Skip to content

Basya’irul Khairat : Berita Gembira tentang Berbagai Kebaikan

May 22, 2010

Bismillahirrohmanirrohim

Segala puji bagi Allah Yang dengan kemurahan-Nya telah menganugerahkan kita dengan keimanan. Sholawat dan salam semoga tercurah kepada sang penghulu segala makhluk, juga pada keluarga dan para sahabatnya pada setiap kesempatan dan dalam setiap keadaan.

Diriwayatkan dari Syaikhul Ummah, Imamul A’immah, pemimpun para wali, Quthub dari Semua Quthub, Sayyidi ‘Abdul Qodir al-Jaelani, bahwa beliau berkata kepada salah seorang sahabatnya.

“Terimalah sholawat ini dariku, karena aku menerimanya melaui ilham dari Allah SWT, lalu aku menunjukkan kepada Rasulullah SAW. Aku hendak menanyakan kepada beliau mengenai manfaat khusus shalawat tersebut, namun beliau menjawab sebelum aku menanyakannya. Beliau berkata kepadaku :

‘Sholawat ini mempunyai manfaat khusus yang begitu dahsyat untuk diperhitungkan. Ia mengangkat orang yang mengamalkannya ke derajat yang amat tinggi, dan menjadikannya mereka mencapai tujuan yang paling jauh. Bila seseorang menggunakan sholawat itu untuk mencapai maksud tertentu, maka dia tidak akan kecewa. Cita-citanya tidak akan gagal dan doanya tidak akan ditolak. Bila seseorang membacanya, meski hanya sekali atau membawanya, Allah akan menganugerahi ampunan-Nya kepada orang itu dan kepada orang yang pergi bersamanya. Bila ajalnya tiba, empat malaikat rahmat akan hadir disampingnya. Malaikat pertama akan menjaganya dari setan. Malaikat kedua akan membimbingnya mengucapkan kalimat syahadat. Malaikat ketiga akan memuaskan dahaganya dengan secangkir air dari telaga al-Kautsar. Malaikat keempat akan membawa bejana emas yang penuh dengan buah-buahan surga, memberinya kabar gembira tentang penghuni surga, dan berkata kepadanya : ‘Berbaringlah wahai hamba Allah!’ Lalu ia akan melihat-Nya dan memandang-Nya dengan matanya, sebelum ruhnya terpisah.

‘Ia akan memasuki kuburnya dengan rasa aman, senang, dan bahagia, dan ia tidak akan merasakan kesepian dan kesempitan di dalamnya. Empat puluh pintu rahmat akan terbuka baginya dan darinya terpancar cahaya. Saat ia bangkit pada hari kebangkitan kelak, malaikat akan memberinya berita gembira dari sebelah kanannya, dan malaikat lainnya akan menentramkan hatinya dari sebelah kirinya. Ia akan diberi dua pakaian yang indah dan seekor kuda jinak akan dibawakan untuknya sebagai tunggangan. Tak ada kesedihan dan penyesalan baginya, dan ia akan menjalani perhitungan yang mudah. Saat ia melewati jembatan neraka, apikan akan berkata kepadanya : ‘Cepatlah berlalu, wahai hamba Allah yang bebas! Aku dilarang untuk menyentuhmu.’

‘Ia akan memasuki surga firdaus bersama nenek moyan mereka yang saleh, dan di dalam surga ia akan diberi empat puluh kubah dari perak. Setiap kubah akan berisi sebuah istana dari emas, dan di setiap istana ada seratus ruangan dari cahaya. Di setiap ruangan terdapat dipan yang tinggi yang terbuat dari kain sutera, dan di atas dipan itu ada bidadari dengan mata yang indah. Tubuhnya terbuat dari wewangian yang amat harum, seolah ia bulan di saat malam purnama. Lalu ia akan diberi sesuatu yang tidak pernah dilihat oleh mata, belum pernah didengar telinga, dan tidak pernah terbesit dari dalam hati manusia.’

“Menurut khabar, di malam saat Nabi SAW di-mi’raj-kan ke hadirat Allah SWT, Dia SWT berfirman : ‘Milik siapakah bumi itu, wahai Muhammad?’, Beliau menjawab : ‘Milik-Mu, wahai Tuhanku.’ Lalu Dia SWT bertanya lagi : ‘Milik siapakah langit itu, wahai Muhammad?” Beliau menjawab lagi : ‘Milik-Mu, wahai Tuhanku.’ Dia SWT kembali bertanya : ‘Milik siapakah hijab ini, wahai Muhammd?’ Beliau menjawab : ‘Miliki-Mu, wahai Tuhanku. Dia SWT bertanya lagi : ‘Milik siapakah tahta (kursi) ini, wahai Muhammad?’ Beliau menjawab lagi : ‘Milik-Mu, wahai Tuhanku.’ Dia SWT bertanya lagi : ‘Milik siapakah dirimu, wahai Muhammad?’ Sampai disini, Nabi SAW jatuh tersungkur dalam sujud, dan rasa malu menghalanginya untuk mengucapkan sesuatu. Allah SWT lalu berfirman : ‘Engkau adalah miliki orang yang bersholawat kepadamu, dan yang melakukannya dengan penuh penghormatan dan pengagungan.’

Syaikh Abdul Qodir al-Jaelani berkata : “Sholawat ini adalah sholawat yang sesuai dengan hadist Nabi tadi. Ia adalah pembuka tujuh puluh pintu rahmat, dan ia mewujudkan keajaiban jalan ke surga Firdaus. Ia lebih utama daripada seseorang yang membebaskan seribu jiwa, dan menyembelih seribu kurban, dan bersedekah sebanyak seribu dinar, dan bepuasa selama seribu bulan. Ia mengandung rahasia yang tersembunyi, dan merupakan jalan untuk mempermudah melaksanakan kewajiban, memperbaiki akhlak, memenuhi kebutuhan, menaikkan derajat, menghapus dosa, diampuninya kesalahan, dan kerendahan diubah menjadi kehormatan.”

Syaikh Abdul Qodir al-Jaelani jug berkata : “Shalawat ini tidak diberikan kecuali kepada orang yang benar-benar saleh, karena sholawat ini memiliki sifat yang sempurna, didukung dengan keutamaan yang banyak. Bila persoalan tertentu menimpa seseorang, setiap sholawat darinya akan menjadi jalan dan wasilah baginya kepada Rasulullah SAW, dan setiap ayat al-Qur’an  yang terkandung  padanya akan menjadi syafaat baginya di hadirat Allah SWT.  Ini adalah sholawat orang-orang yang menegakkan sholat lima waktu, bacaan Qur’ani bai mereka yang melakukan zikir, peringatan bagi mereka yang mau mendengarkan nasehat, dan sebagai jalan bai mereka yang mencari jalan. Ia adalah sholawat dari al-Qur’an, dan aku menamainya Basya’irul Khairat.

Diambil dari Kitab Basya’irul Khairat karya Syeikh Abdul Qodir al-Jailani.

Sholawat Basya’irul Khairat dapat didownload di blog ini  (silahkan lihat kategori Download).

From → Ibadah

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: